Sepuluh Pemain Everton Tahan Queens Park Rangers
Posted by Unknown on Senin, 22 Oktober 2012 |
| Tweet |
Anton Ferdinand dan Shaun Wright-Phillips tidak memakai t-shirts dukungan terhadap aksi anti-rasisme 'Kick It Out' seperti halnya yang dilakukan bek Manchester United Rio Ferdinad ketika menghadapi Stoke City.
Bermain di kandang, QPR langsung melakukan tekanan lebih dulu ke pertahanan Everton. Hasilnya, laga berjalan dua menit, publik tuan rumah sudah bersorak kegirangan ketika umpan panjang kiper Julio Cesar disambut Junior Hoillet untuk menaklukkan Tim Howard.
Hoillet nyaris menggandakan keunggulan selang enam menit kemudian. Namun ia tidak bisa menguasai bola dengan baik.
Everton mulai memberikan respon di menit ke-17. Tendangan bebas melengkung yang dilepaskan Nikica Jelavic memaksa Cesar melakukan penyelamatan. Namun usaha untuk menyamakan kedudukan terwujud di menit ke-33.
Steven Pienaar melepaskan tendangan bebas yang disambut sundulan Sylvain Distin. Namun bola membentur tiang gawang. Sayangnya, bola muntah mengarah ke Cesar yang tidak siap, sehingga si kulit bundar bersarang di gawangnya.
Bahkan Everton nyaris membalikkan keadaan. Namun sepakan Phil Jagielka hanya menerap tiang gawang, dan menghasilkan sepak pojok. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Permainan QPR dan Everton tidak mengalami perubahan di babak kedua. Miskinnya kreasi serangan yang diperlihatkan kedua tim membuat mereka tidak bisa melesakkan gol tambahan di paruh kedua ini.
Everton terpaksa harus bermain dengan sepuluh orang pada menit ke-61 ketika Pienaar mendapatkan kartu kuning keduanya. Kendati demikian, keunggulan jumlah pemain ini tidak bisa dimaksimalkan QPR untuk memetik kemenangan.
Sebaliknya Everton justru bisa memberikan tekanan kepada tuan rumah. Cesar dipaksa jatuh bangun menjaga gawangnya agar tidak dibobol Kevin Mirallas dan Jagielka. Skor 1-1 ini tetap bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.
